;
Tampilkan postingan dengan label kisah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kisah. Tampilkan semua postingan

Jumat, 10 Mei 2013

Wow, Cuma Tamatan SMP, Kini Punya Belasan Pesawat Carteran

Jumat, 10 Mei 2013

ryantatonugroho.blogspot.com
Mengaku asli Jawa, ia memang fasih berbahasa Jawa. Hanya saja karena bertahun-tahun membangun bisnis di kawasan Pangandaran, ia juga luwes berbahasa Sunda. Perjalanan kemudian, karena sering melayani pelanggan manca negara, bahkan mengemudikan sendiri pesawat terbangnya, iapun fasih pula berbahasa Inggris. Tetapi siapa sangka jika wanita berkulit gelap itu sekadar tamatan SMP dengan ke sehariannya berprofesi sebagai pedagang ikan laut. Itulah dia Susi Pudjiastuti.

Berbekal Rp 750.000,- hasil menjual gelang, kalung, dan cincin miliknya, Susi mulai jadi pengepul ikan pada 1983. Waktu itu ia baru sanggup membeli 1 kg, besoknya 2 kg, lusa 5 kg. Begitu seterusnya. Dalam tempo setahun, ia berhasil memasuki pasar Cilacap. Makin majunya usaha, menuntun Susi mulai menyewakan perahu untuk nelayan mencari ikan dan mobil untuk pengiriman.

Kini ia punya ratusan perahu dan puluhan truk. Ia pun kemudian menjadi penyalur tetap hasil laut ke beberapa pabrik besar di Jakarta. Tiap hari, pukul 15.00, ia meluncur ke Jakarta untuk setor. Di tengah jalan, ia mampir ke Cikampek untuk mengambil katak. Setelah urusan bisnisnya usai, malam hari pun ia langsung balik ke Pangandaran. “Begitulah keseharian saya,” tuturnya. Harga ikan dan udang yang fresh sampai ke Jepang kurang dari 24 jam, bisa dua kali lipat lebih mahal. Itu sebabnya ia tak segan-segan membeli pesawat terbang Cessna agar ikan atau udang yang diekspor bisa tiba kurang dari 24 jam. Ia tahu, semakin murni ikan itu dari bahan pengawet, semakin banyak diburu penggemarnya. Maka ia pun membuat pabrik pengolahan ikan tanpa bahan kimia.

Bermetamorfosa

Maka pabrik ikannya pun dibangun mirip mal, dengan investasi lumayan besar. Jangan tanya teori kepadanya, sebab ia pasti akan menggeleng. Jadi ketika ditanya apa resep suksesnya, ia tak mampu menjawab. “Menurut saya ilmu ekonomi itu alamiah. Kalau orang mau berdagang, ya sediakan barang yang bagus, kasih harga yang bagus, begitu saja.” Ia memang tidak belajar secara akademis. ”Saya hanya berijazah SMP, kalau ngelamar kerja jadi apa?” ujarnya merendah. Namun dari jejaknya, terlihat jelas bahwa ia justru mengamalkan berbagai ilmu manajemen yang banyak diteorikan oleh para pakar manajemen.

Dianggap gila

Pesawat Cessna yang semula hanya dipakai untuk mendukung ekspor hasil lautnya ternyata mampu menggugah semangat wirausahanya untuk masuk ke bisnis baru, pesawat carteran. Tahun ini ia bakal memiliki 14 pesawat kecil yang terbang ke daerah-daerah pelosok, termasuk Aceh dan Papua. Keputusannya keluar dari sekolah saat masih berusia 17 tahun memang sangat disesalkan orangtuanya.

Namun, berkat keuletan dan kerja kerasnya, kini Susi Pudjiastuti memiliki 50 pesawat dan pabrik pengolahan ikan yang berkualitas untuk melayani kebutuhan ekspor. Susi adalah presiden direktur PT ASI Pudjiastuti yang bergerak di bidang perikanan dan PT ASI Pudjiastuti Aviation, operator penerbangan Susi Air. Dari 50 pesawat milik wanita kelahiran 15 Januari 1965 itu, antara lain, Grand Caravan 208B, Piaggio Avanti II, Pilatus Porter, dan Diamond DA 42. Sebagian besar pesawat itu dioperasikan di luar Jawa seperti Papua dan Kalimantan. Susi tak mematok harga sewa pesawat secara khusus, tetapi rata-rata USD 400-USD 500 per jam.

”Kadang ada yang mau USD 600-USD 700 per jam. Perusahaan minyak mau bayar USD 1.000 karena beda-beda level service yang dituntut. Untuk keperluan terbang, semua piranti disediakan Susi Air. Pesawat, pilot, maupun bahan bakar. Jadi, itu harga nett mereka tinggal bayar,” tegasnya. ”Kami mulai bersinggungan dengan dunia penerbangan tahun 2000, tapi nggak laku. Kami diketawain oleh orang bank dan dianggap gila. Mau beli pesawat USD 2 juta, bagaimana hanya dengan ikan dan udang bisa bayar!” ujarnya menirukan ledekan yang diterimanya.

Baru pada 2004, Bank Mandiri percaya dan memberi pinjaman USD 4,7 juta (sekitar Rp 47 miliar) untuk membangun landasan serta membeli dua pesawat Cessna Grand Caravan. Perkembangan bisnis sewa pesawat terus melangit. Utang dari Bank Mandiri sekitar Rp 47 miliar sekarang tinggal 20 persennya. ”Sebentar lagi juga lunas!” sambungnya optimis. Sedangkan utang di BRI, sebagian baru mulai cicil. Kalau ditotal, semua utang dari perbankan, lebih dari Rp 2 triliun. Urusan mengangsur tak begitu dipusingkan, karena Susi tak hanya menebar jaring di laut, mengepakkan sayap di bisnis pesawat dan menebar jaring di laut. Sekarang, dia merambah bisnis perkebunan.

”Perikanan kami sempat hampir limbung akibat tsunami Pengandaran 2005. Hampir dua tahun nggak ada kerja perikanan,” tuturnya. Untuk penerbangan rute Jawa seperti Jakarta-Pangandaran, Bandung-Pangandaran, dan Jakarta-Cilacap, diakuinya masih merugi. Sebab, sering terjadi hanya ada 3-4 penumpang. Dengan harga tiket rata-rata Rp 500.000,-, tidak cukup untuk membeli bahan bakar. ”Sebulan rute Jawa bisa rugi Rp 300 juta-Rp 400 juta.

Tapi, kan tertutupi dari yang luar Jawa. Lagian, itu juga berguna untuk angkut perikanan kami,” ujarnya. Susi memang mengutamakan bisnis ikan segarnya. Dengan pesawat, tinggal landas, bisa mengangkut 1,1 ton ikan atau lobster segar. Pembelinya dari Hongkong dan Jepang setiap hari menunggu di Jakarta. ”Bisnis ikan serta lobster tetap kami utamakan, dan bisnis penerbangan terus kami kembangkan!” ungkapnya.

Mhiman - 19.53

Kisah Nyata, Mayat Yang Terduduk Dan Membaca Surat Yasin


ryantatonugroho.blogspot.com
Ini adalah Kisah Nyata yang telah diceritakan oleh pelajar-pelajar yang menimba Ilmu di Arab Saudi. Peristiwa ini baru saja terjadi dan dibenarkan oleh Ustaz Halim Naser seorang peneliti Muslim

Alkisah.. Pada suatu hari di musim haji yang, pelajar pelajar tersebut yang sama-sama menunaikan haji kebetulan mengikuti rombongan orang Arab untuk mengebumikan mayat seorang yang meninggal dunia pada musim haji. Makam tersebut terletak di Ma’la….tempat pengebumian para jemaah haji yang meninggal dunia di Mekah….

Cara mengebumikan mayat ialah dengan cara meninggalkan mayat dalam lubang yang disediakan dan menutupnya untuk kira-kira delapan bulan. Setelah delapan bulan, lubang itu akan dibuka lembali untuk mengebumikan mayat yang baru.

Begitu sampai pada pemakaman yang liang kuburnya sudah disiapkan untuk mengebumikan mayat yang baru, orang-orang Arab tersebut behamburan lari ketakutan karena nampak mayat sedang bersila, bukan tidur seperti kebiasaannya. pelajar pelajar tersebut ini memberanikan diri merangkak ke dalam kubur tersebut untuk melihat dengan lebih jelas. apa yang terjadi diliang kubur tersebut. Hasilnya dia mendapati memang ada mayat sedang bersila dan mayat tersebut sedang membaca Al Quran.

Seterusnya. Ayat Quran yang terbuka ialah Surah Yasin. Satu lagi perkara ialah mayat tersebut tidak hancur dan kain kapan yang membalutinya juga tetap utuh. Yang tidak ada hanyalah kapas yang diletakkan di antara mayat dengan kain kapan (kain ehram).

Setelah setelah diteliti, rupa-rupanya mayat tersebut ialah mayat seorang lelaki berkulit hitam yang kerjanya ialah membersihkan Baitullah daripada tumpahan air zam-zam. Dan ketika perkerjaannya sudah slesai daripada membersihkan Baitullah dari tumpahan air zam-zam. Dia akan duduk di satu sudut Baitullah dan membaca Surah Yasin.

Itulah kelebihannya bagi orang yang berbakti ke jalan Allah… 

Inilah yang membuatkan kita semakin berkobar-kobar untuk mengunjungi Baitullah… .

Selepas peristiwa itu, lubang kubur itu pun di patri (disemen) dan ditandai agar tiada mayat lagi yang akan dikebumikan di situ….

Semoga dapat menjadi renungan buat kita semua. Inilah bukti akan janji-janji Allah pada hamba-Nya yang taat dan ikhlas bekerja kerana-Nya.



Mhiman - 09.39

Aneh, Peti mati kembali ke tanah kelahiran setelah hilang selama 8 tahun


Keanehan didunia ini memang kadang-kadang terjadi dan sering membuat orang terheran-heran bahkan takjub. Seperti kisah berikut ini yang terjadi pada tahun 1908, dimana sebuah peti mati kembali ke tanah kelahiran setelah berlayar 8 tahun di lautan. Dan berikut kisahnya :

Charles Francis Coghlan dilahirkan di Pulau Prince Edward, di pesisir pantai timur Kanada pada 1841 sebagai keluarga pendatang dari Irlandia yang miskin. Begitu menginjak usia sekolah, para tetangga Coghlan mengumpulkan dana sumbangan untuk menghantarnya melanjutkan sekolah di Inggris mendalami bidang hukum.

Coghlan menunjukkan kecerdasannya ketika di bangku sekolah dan berhasil melanjutkan pelajaran hingga tamat. Tetapi hasrat terbesarnya untuk menjadi pemain film telah menjadikan orang tua Coghlan menentangnya habis-habisan. Bapaknya yang menentang keras keinginan anaknya itu memberikan dua pilihan kepada Coghlan, lupakan cerita tentang menjadi bintang film atau jangan menjejakkan kaki lagi di rumah mereka. Coghlan memilih untuk meneruskan cita-citanya, meninggalkan rumah dan berjanji tidak akan kembali ke Pulau Prince Edward lagi.

Coghlan ternyata membuat pilihan tepat karena menjadi pemain film yang berhasil, dengan setiap aksinya yang selalu mendapat pujian dari penonton. Penampilan pertamanya adalah di London pada tahun 1860, dan menjadi aktor utama di Prince of Wales's. Ia pergi ke Amerika pada tahun 1876, di mana ia selanjutnya menghabiskan sisa hidupnya, pertama kalinya ia bermain untuk perusahaan Augustin Daly dan kemudian untuk perusahaan saham Union Square, selama jangka panjang The celebrate Case.

Dia juga sempat bermain dengan saudara perempuannya, Rose Coghlan, dan turut mendukung film-film Lillie Langtry dan Minnie Maddern Fiske, dan pada tahun 1898 menghasilkan sebuah film versi Alexander Dumas 'Kean, berjudul The Royal Box, yang mana telah berhasil menjadikannya seorang bintang besar selama tahun-tahun terakhir dalam karirnya.Rose adiknya juga menjadi seorang aktris. Putrinya Gertrude Coghlan (1 Februari 1876 - 11 September 1952) adalah juga seorang aktris, dan putranya, Charles Jr adalah seorang aktor.


Suatu hari, Coghlan mengunjungi seorang peramal gipsy dan wanita gipsy itu memberitahu sesuatu yang membuat Coghlan mengingatnya seumur hidupnya. Dia berkata: “Charles, anda akan menjadi terkenal tetapi akan menemui maut semasa di puncak ketenaran anda. Roh anda tidak akan tenang sehingga anda dikembalikan ke tanah kelahiran anda.”

Coghlan amat terganggu dan juga kagum dengan ramalan itu, dan kerap mengulangi pernyataan peramal itu kepada rekannya dalam setiap percakapan tetapi kebanyakan dari teman-temannya menganggapnya hanya sebuah takhayul.
Pertanda awal ramalan itu menjadi kenyataan apabila pada 27 November 1898, Coghlan meninggal dunia secara tiba-tiba di atas pentas ketika memerankankan Hamlet di Galveston, Texas. Ketika itu, akting Coghlan mendapat pujian hebat dari para kritisi teater dan memang benar, dia meninggal dunia pada puncak kemasyhurannya.

Minggu berikutnya, Coghlan dikebumikan di tanah perkuburan Galveston. Dua tahun kemudian, sebuah topan dahsyat melanda Galveston dan menelan korban 6,000 jiwa serta memusnahkan tanah perkuburan tempat Coghlan disemadikan.
Pagi berikutnya, pihak berwenang mendapati beberapa peti mati dihanyutkan oleh topan itu ke laut dan salah satu peti mati itu terdapat mayat Coghlan. Begitu keluarga Coghlan mendengar kabar mengenai tragedi yang menimpa Coghlan , mereka menawarkan ganjaran yang lumayan besar kepada siapa saja yang berhasil menemukan peti mati itu, tetapi tiada satu orang pun yang melaporkan berhasil menemukan peti mati tersebut.

Pada Oktober 1908, kira-kira delapan tahun selepas topan yang melanda Galveston, beberapa nelayan di Charlottetown Pulau Prince Edward menemukan sebuah peti mati besar terapung dipukul ombak ke pantai kepulauan itu. Berdasarkan kepingan perak yang melekat pada peti mati itu, tak dapat disangsikan peti mati itu adalah peti mati Charles Coghlan yang telah hilang sekian lama.
Peti mati itu melakukan perjalanan beribu-ribu kilometer dari tanah perkuburan Galveston hingga akhirnya tiba di tanah kelahiran Coghlan, seperti yang diramalkan peramal gipsy 10 tahun sebelum kejadian itu. Sehingga kini cerita ini kekal sebagai misteri dan menjadi salah satu kisah nyata yang aneh dalam sejarah.



sumber

Mhiman - 09.27

Kamis, 25 April 2013

Petuah Nabi Muhammad SAW Saat Maut Menjemput

Kamis, 25 April 2013

Pagi itu, Rasulullah dengan suara terbata memberikan petuah, "Wahai umatku, kita semua ada dalam kekuasaan Allah dan cinta kasih-Nya. Maka taati dan bertakwalah kepada-Nya. Kuwariskan dua hal pada kalian, sunnah dan Al Qur'an. Barang siapa mencintai sunnahku, berarti mencintai aku dan kelak orang-orang yang mencintaiku, akan bersama-sama masuk surga bersama aku."

Khutbah singkat itu diakhiri dengan pandangan mata Rasulullah yang teduh menatap sahabatnya satu persatu. Abu Bakar menatap mata itu dengan berkaca-kaca, Umar dadanya naik turun menahan napas dan tangisnya. Ustman menghela napas panjang dan Ali menundukkan kepalanya dalam-dalam. Isyarat itu telah datang, saatnya sudah tiba.

"Rasulullah akan meninggalkan kita semua," desah hati semua sahabat kala itu. Manusia tercinta itu, hampir usai menunaikan tugasnya di dunia. Tanda-tanda itu semakin kuat, tatkala Ali dan Fadhal dengan sigap menangkap Rasulullah yang limbung saat turun dari mimbar.

Saat itu, seluruh sahabat yang hadir di sana pasti akan menahan detik-detik berlalu, kalau bisa. Matahari kian tinggi, tapi pintu Rasulullah masih tertutup. Sedang di dalamnya, Rasulullah sedang terbaring lemah dengan keningnya yang berkeringat dan membasahi pelepah kurma yang menjadi alas tidurnya.

Tiba-tiba dari luar pintu terdengar seorang yang berseru mengucapkan salam. "Bolehkah saya masuk?" tanyanya. Tapi Fatimah tidak mengizinkannya masuk, "Maafkanlah, ayahku sedang demam," kata Fatimah yang membalikkan badan dan menutup pintu.

Kemudian ia kembali menemani ayahnya yang ternyata sudah membuka mata dan bertanya pada Fatimah, "Siapakah itu wahai anakku?"."Tak tahulah ayahku, orang sepertinya baru sekali ini aku melihatnya,"tutur Fatimah lembut. Lalu, Rasulullah menatap puterinya itu dengan pandangan yang menggetarkan. Seolah-olah bahagian demi bahagian wajah anaknya itu hendak dikenang.

"Ketahuilah, dialah yang menghapuskan kenikmatan sementara, dialah yang memisahkan pertemuan di dunia. Dialah malaikatul maut," kata Rasulullah, Fatimah pun menahan ledakan tangisnya.

Malaikat maut datang menghampiri, tapi Rasulullah menanyakan kenapa Jibril tidak ikut bersama menyertainya. Kemudian dipanggillah Jibril yang sebelumnya sudah bersiap di atas langit dunia menyambut ruh kekasih Allah dan penghulu dunia ini. " Jibril, jelaskan apa hakku nanti di hadapan Allah?" Tanya Rasululllah dengan suara yang amat lemah. "Pintu-pintu langit telah terbuka, para malaikat telah menanti rohmu. Semua surga terbuka lebar menanti kedatanganmu," kata Jibril. Tapi itu ternyata tidak membuatkan Rasulullah lega, matanya masih penuh kecemasan.

"Engkau tidak senang mendengar khabar ini?" Tanya Jibril lagi. "Khabarkan kepadaku bagaimana nasib umatku kelak?" "Jangan khawatir, wahai Rasul Allah, aku pernah mendengar Allah berfirman kepadaku: Kuharamkan surga bagi siapa saja, kecuali umat Muhammad telah berada di dalamnya," kata Jibril. Detik-detik semakin dekat, saatnya Izrail melakukan tugas. Perlahan ruh Rasulullah ditarik. Nampak seluruh tubuh Rasulullah bersimbah peluh, urat-urat lehernya menegang."Jibril, betapa sakit sakaratul maut ini."

Perlahan Rasulullah mengaduh. Fatimah terpejam, Ali yang di sampingnya menunduk semakin dalam dan Jibril memalingkan muka. "Jijikkah kau melihatku, hingga kau palingkan wajahmu Jibril?" Tanya Rasulullah pada Malaikat pengantar wahyu itu. "Siapakah yang sanggup, melihat kekasih Allah direnggut ajal," kata Jibril. Sebentar kemudian terdengar Rasulullah mengaduh, karena sakit yang tidak tertahankan lagi. "Ya Allah, dahsyat nian maut ini, timpakan saja semua siksa maut ini kepadaku, jangan pada umatku. "Badan Rasulullah mulai dingin, kaki dan
dadanya sudah tidak bergerak lagi.


Bibirnya bergetar seakan hendak membisikkan sesuatu, Ali mendekatkan telinganya."Uushiikum bis-shalaati, wamaa malakat aimaanukum - peliharalah shalat dan peliharalah orang-orang lemah di antaramu." Di luar, pintu tangis mulai terdengar bersahutan, sahabat saling berpelukan. Fatimah menutupkan tangan di wajahnya, dan Ali kembali mendekatkan telinganya ke bibir Rasulullah yang mulai kebiruan. "Ummatii, ummatii, ummatiii!" - "Umatku, umatku, umatku"

Dan, berakhirlah hidup manusia mulia yang memberi sinaran itu. Kini, mampukah kita mencintai sepertinya? Allaahumma sholli 'alaa Muhammad wa'alaihi wasahbihi wasallim. Betapa cintanya Rasulullah kepada kita.

Usah gelisah apabila dibenci manusia kerana masih banyak yang menyayangimu di dunia, tapi gelisahlah apabila dibenci Allah kerana tiada lagi yang mengasihmu di akhirat kelak.

Mhiman - 10.19

Minggu, 31 Maret 2013

7 Kisah Nyata Kasus Pembunuhan Penyihir

Minggu, 31 Maret 2013

Sejak berabad - abad silam kita telah mengenal istilah "Cenayang", peramal, paranormal ataupun penyihir. Yang kesemuanya berhubungan dengan kemampuan supranatural atau kemampuan diluar logika orang kebanyakan. Dan dalam beberapa kasus seringkali kegiatan mereka dikaitkan dengan seseorang yang jahat yang memanfaatkan ilmu atau kemampuannya untuk mencelakai dan melukai bahkan menghilangkan nyawa orang lain.Karenanya kita sering mendengar banyak orang yang dianggap sebagai penyihir ataupun dukun, kisah hidupnya harus berakhir dengan tewas mengenaskan. Seperti diantaranya adalah yang terjadi di Madura Jawa Timur pada september 2011 dan januari 2012 lalu. Dua orang berusia 50 tahunan harus tewas mengenaskan dihakimi masa karena dituding sebagai dukun santet, selain itu ternyata dibelahan bumi lain terjadi kasus yang hampir serupa. Seperti kasus pembunuhan orang yang dianggap sebagai penyihir yang terjadi di Afrika baru-baru ini, dan berikut 7 kasus pembunuhan penyihir yang terjadi didunia:

1. Jerman
Diawali dengan kasus lama tentang peradilan penyihir di Jerman yang dibuka kembali, Pemerintah Jerman kembali membuka kasus peradilan Katharina Heno seorang wanita kepala kantor pos yang tewas dibakar dikota Kolon karena dituduh sebagai penyihir pada tahun 1627.Ia ditangkap ke Uskupan pada Januari 1627 karena dituduh menggunakan ilmu sihir untuk menyebar wabah penyakit atau membunuh beberapa orang. Katherina dipenjara dan dinyatakan bersalah hingga ia menjemput ajal dengan dibakar, nasib Hagarhenos sang adik lebih beruntung ia dibebaskan setelah ditangkap pada tahun 1631 setelah sidangnya diintervensi.Hager pun berkali-kali membersihkan nama kakaknya setelah bebas dari penjara namun usahanya selalu gagal, hingga akhirnya pada Februari 2010 kasus Heno dibuka kembali setelah dilakukan peninjauan kembali bukti-bukti atas kasus Heno yang diduga telah menjadi korban intrik politik yang dibuat para saingannya. Heno memang terkenal dengan reputasinya sebagai orang yang terhormat sehingga seorang pendeta dan guru agama di Kolon Hartmughiglart ikut meminta dibukanya kembali kasus yang melegenda di Jerman. Untuk mengenang tragedi ini telah didirikan patung Heno dan kisahnya pun telah di tuliskan dalam sebuah buku.

2. India
Selanjutnya adalah kasus pembunuhan terhadap 200 wanita di India yang telah dibunuh tiap tahunnya karena diduga mempraktekkan ilmu sihir. Kejadian ini kerap berlangsung didesa-desa miskin yang dihuni oleh kelompok suku tertentu, Pada juli 2010 lalu tewasnya para penyihir itu telah dilaporkan terjadi dinegara bagian India Utara Jarkan. Kasus sejenis juga dilaporkan terjadi dinegara bagian Andrapradesh Aryanadahorisha, Apdhas Khausal ketualigasi pedesaan dan karyawan Kendra menyatakan bahwa sebagian korban sering menjadi sasaran untuk isu tanah atau uang. Mereka dipaksa untuk minum air seni atau makan kotoran didepan umum dan kemudian diarak tanpa busana keliling desa. Bahkan adapula dari mereka yang melakukan bunuh diri setelah  mengalami pengadilan yang dimuka umum karena malu, angka 200 jiwa adalah perkiraan berdasarkan penelitian yang oleh Letigasi pedesaan dan karyawan kendra di Jarkan yang jug berasal dari tokoh polisi dan otoritas negara dibagian negara lain.

3. Afrika
Berikutnya adalah kasus pembunuhan terhadap anak-anak yang dituduh sebagai penyihir di Afrika. Anak yatim, anak jalanan, albino dan anak cacat menjadi sangat beresiko, pasalnya Badan Dunia UNICEF menyatakan bahwa anak-anak yang dituduh sebagai penyihir telah dibakar,dipukuli dan bahkan langsung dibunuh sebagai hukumannya. Kebanyakan anak-anak yang dituduh sebagai penyihir adalah anak laki-laki dengan rata-rata usia sekitar 14 tahun, mereka selalu diserang, disiksa, dan bahkan disirami bensin pada mata atau telinga mereka sebagai bentuk untuk mengusir arwah jahat yang diyakini telah merasuki mereka. Meningkatnya kekerasan yang terjadi terhadap anak-anak dikarenakan tingginya urbanisasi pada benua itu dan juga gangguan yang disebabkan oleh perang. Faktor sulitnya ekonomi juga diperkirakan menjadi penyebab hal tersebut, seperti dilansir ditelevisi pada juli 2010 lalu telah lebih dari 20 ribu anak jalanan yang dituduh sebagai penyihir di ibukota Kinshasa Republik Demokratik Kongo.

4. Arab Saudi
Pada 12 desember 2011 lalu di arab saudi juga dikabarkan ada seorang wanita saudi yang di eksekusi pada hukuman penggal setelah dinyatakan melakukan praktek ilmu sihir. Menurut kementrian dalam negeri saudi eksekusi penggal untuk kasus ilmu sihir merupakan kali kedua ditahun ini. Aminah binti Abdul Halim Nazar, dieksekusi dipropinsi Aljaf sebelah arab saudi. Sebuah sumber yang dekat dengan kepolisian Angkema mengatakan pihak berwenang telah menggeledah rumah Nazar dan menemukan sebuah buku yang berisi tentang ilmu sihir, 35 kerudung dan botol gelas yang diduga untuk melakukan praktek sihir. Surat kabar Alhayat melaporkan bahwa Aminah mengklaim bisa menyembuhkan penyakit dengan menjual jilbab dan tiga botol ramuan seharga 1500 riyal atau sekitas 400$ atau sekitar 3,6 juta rupiah. Dewan amnesti internasional timur tengah dan afrika utara Philip huter mengutuk eksekusi penggal itu, karena menurutnya ilmu sihir tidak termasuk sebagai kejahatan di arab saudi dan ia menganggap hukuman penggal hanya pantas untuk mengganjar tindak pidana ekstrim dan kejahatan yang serius. Ia menuding bahwa tuduhan sihir sering digunakan oleh pemerintah saudi sebagai tabir untuk mengelabui praktek kebebasan berpendapat.

5. London
Seorang remaja berusia 15 tahun di London Inggris disiksa dan diteggelamkan oleh keluarganya pada hari natal 2011 lalu setelah mereka menudingnya dapat mempraktekan ilmu sihir. Anak lelaki Cristhibamu itu menderita 101 luka yang berbeda setelah diserang dengan palu,linggis dan berbagai alat lainnya. Cristy ditemukan tewas setelah disiksa dan ditenggelamkan kedalam bak mandi.Awalnya christy tengah melakukan kunjungan natal kerumah kakaknya Mangchelybamu di Newhimland London Timur dimana peristiwa naas itu terjadi. Namun entah mengapa Erickbikubi sang kakak ipar menuduh christy telah mempraktekan sihir yang mempengaruhi ketiga anaknya. Meski christy membantah tuduhan tersebut namun sang kakak Mangkely justru ikut menuding dan menyiksanya. Menurut jaksa penuntut umum christy yang tak tahan dengan rasa sakit akibat penyiksaan itu pun akhirnya mengakui bila dirinya adalah penyihir dengan harapan dia akan dibebaskan, namun ternyata ia justru ditenggelamkan didalam bak air dingin hingga akhirnya tewas.Kini kedua kakaknya tersebut ditahan pihak berwajib untuk mempertanggung jawabkan perbuatan kejamnya tersebut.

6.Tanzania
Bukan keinginan seseorang untuk mengidap kelainan genetik tanpapicman atau yang dikenal dengan istilah "Albino" karena penderita albino biasanya terlampau peka terhadap sinar matahari dan cahaya terang sehingga didaerah tropis yang panas mereka sangat beresiko terkena kanker kulit namun diafrika tepatnya di tanzania orang-orang albino kerap mendapat perlakuan diskriminatif bahkan hingga tindakan kekerasan. Karena kulitnya yang putih sebagian warga afrika menganggap orang albino merpakan sejenis hantu atau siluman yang tidak akan pernah mati.Albino dikatakan akan menghilang bersama dengan angin atau hujan jika sudah dewasa, akibatnya kepercayaan primitif ini dibeberapa komunitas ditanzania para pengidap albino menjadi sasaran pembunuhan dan mutilasi bahkan bagian tubuhnya digunakan untuk ritual sihir atau jimat pengasihan. Selain anggota tubuhnya korban-korban pembunuhan itu juga diambil organ dalamnya untuk dijual kepenadah, selain itu sebagian warga primitif tanzania juga percaya bahwa wanita albino diyakini dapat mengobati penyakit aids sehingga menyebabkan banyaknya perkosaan terhadap wanita albino sekaligus menambah penderita aids di negara ini. Akibat hal ini albino yang tercatat dicatatan sipil hanya sekitar 5000 orang padahal menurut Asosiasi Albino Tanzania jumlah mereka mencapai 150.000 orang.

7. Nepal
http://1.bp.blogspot.com/_vJyBmxm3NVk/TDcYUFQTQ5I/AAAAAAAABtc/C0wk41Uy9UU/s320/Gadis+belia+dibakar+untuk+persembahan+dewa.jpg
Dan kasus pembunuhan penyihir yang terkhir adalah seorang wanita di desa Bhagauda distrik citual Nepal yang dibakar hidup-hidup setelah diduga sebagai penyihir. Sepuluh pelaku yang salah satunya adalah anak-anak saat ini telah ditahan polisi untuk mempertanggung jawabkan perbuatan mereka.Seperti diberitakan CNN insiden naas itu terjadi pada jum'at 18 Februari 2012 lalu, setelah seorang dukun desa menuduh. Degani Mahato sebagai penyihir. Mahato dituduh telah merapal mantra yang menewaskan seorang bocah yang tenggelam tahun lalu, petugas polisi Hiral Manibaral mengatakan sepuluh kerabat bocah yang tewas lalu menghampiri kediaman Mahato dan memukuli wanita malang itu dengan kayu dan batu seorang pelaku kemudian menyiramkan minyak tanah ketubuh wanita 40 tahunan itu dan membakarnya. Peristiwa sadis itu dilakukan didepan putra Mahato yang berusia 9 tahun bahkan tetangga yang menyaksikan tidak bisa melakukan apa-apa selain menelpon polisi. Namun Mahato telah tewas ketika polisi datang,Lembaga Ham Nepal mengatakan berbagai kasus pembunuhan penyihir jarang yang ditangani serius oleh kepolisian setempat. Namun untuk kedua orang anak Mahato Pemerintah akan memberikan kompensasi sebesar 14.000 dollar amerika atau sekitar Rp.127 juta rupiah.
Demikianlah ketujuh kasus pembunuhan penyihir yang hingga kini masih terjadi didunia.

Mhiman - 20.45

Rabu, 06 Februari 2013

Berhati-hatilah Jika Bertanya "Jam Berapa Sekarang?"

Rabu, 06 Februari 2013

Ada sebuah cerita yang unik yang buat perut buncit atau mual dan bisa jadi sakit., cerita ini bermula di dalam sebuah kereta api. seorang pemuda yang berpenampilan biasa saja, usianya sekitar 24 tahun, duduk di sebuah kursi sambil membaca sebuah novel yang lumayan tebal. Saat sedang membaca ia mencoba mengingat-ingat apa yang belum dilakukannya, sejenak si pemuda tersebut melirik kesebelahnya, ternyata ada seorang Bapak yang wajahnya sedikit menyeramkan karena memiliki kumis yang tebal dan jenggot yang memutih. Usia Bapak tersebut sekitar 50-an tahun, sipemuda akhirnya bisa ingat apa yang ia inginkan lakukan, ia melihat si Bapak mengenakan arloji di tangannya.

Dengan sedikit ragu sembari memotivasi dirinya untuk memberanikan bertanya kepada si Bapak tersebut, menjoba berdehem dan menutup bukunya sambil membatasinya dengan jari telunjuk pada halaman yang dia baca, kemudian memindahkan novel tersebut ketangan kiri. Ia mulai bertanya kesebelah kanan dimana si Bapak tersebut duduk, “pak, Jam berapa ya sekarang ?”, tanya si pemuda, sedang si Bapak diam. 

Mengira volume suaranya kurang besar dan mencoba memanggil ulang , “Pak jam berapa sekarang?”, dengan volume suara sipemuda mencapai 40 persen, ternyata tak berpengaruh sedikitpun untuk si Bapak, karena ia tetap diam tanpa respon apapun. Kali ini di dalam benak si pemuda Bapak tersebut tengah melamun, pemuda itu lagi-lagi mengulangi panggilannya, “paaak, jam berapa ya?”, kali ini menambah volume suaranya hingga 70 persen, namun tidak juga ada perubahan, si Bapak diam tidak bergeming sedikitpun, membuat si pemuda bingung.

Merasa kesal seolah pura-pura tidak didengarkan , si pemuda akhirnya nekat mencolek siku tangan bapak itu dengan berkata “Saya heran, mengapa bapak tidak jawab pertanyaan saya ?, apa sih susahnya cuma tanya jam berapa doang?”, ujar si pemuda ketus.

Niat hati ingin menambah lagi “kata-kata mutiara” kepada si Bapak, namun belum habis sipemuda merepet, Bapak tersebut mulai kesal juga, “hei nak, saya itu bukannya gak mau jawab, tapi nanti kalau saya jawab , pasti bakal panjang urusannya, yang inilah itulah, apalah, iseng-isenglah, salah kirimlah, tinggal dimanalah, family atau bukanlah, terus nanti saya dan kamu jadi akrab nak, itu yang saya tidak mau”, sambil menatap mata sipemuda tajam, kemudian kembali cuek merasa tak bersalah.

Si pemuda hanya bisa diam tak berdaya, heran, kesal dan malu menyatu dalam dirinya mendengar kata-kata si bapak yang diluar prediksinya, si pemuda melanjutkan pertanyaannya dengan wajah heran, “Lalu apa ada yang salah kalau kita akrab pak?, ada yang aneh? Malah lebih bagus bukan?”
Si bapak langsung menjawab pertanyaan si pemuda itu, “gini ya nak, Nanti anak gadis dan istri saya akan menjemput saya di stasiun A, kalau kita sudah akrab bisa panjang, kita bakal turun sama-sama, terus saya pasti harus memperkenalkan mereka berdua sama kamu. Nah, istri saya tuh tipe orang yang mudah baik sekali sama semua orang , pasti nanti dia pasti menawarkan kamu mampir kerumah, nanti kamu disuru mandi dirumah saya, terus makan dirumah saya, kemudian kamu lama-lama bisa akrab dengan anak gadis saya, dan kamu bisa jadi pacar anak saya, lama-lama kelamaan kamu bakal jadi menantu saya.”,terangnya.

Si pemuda merasa tersinggung dan masih dalam keadaan bingung, tadinya sudah dibuat bingung, sekarang ia makin tambah bingung lagi. Tanpa berfikir panjang lantas pemuda itu bertanya kepada si Bapak, “lha, Terus apa hubungannya dengan pertanyaan saya semula ?”, ujarnya penuh kekesalan dan berniat membuat si Bapak terdiam, “skak mat”, fikirnya. 

Kali ini si Bapak sudah merasa sangat tidak tahan lagi dan sangat merasa kesal sekali mendengar pertanyaan tersebut, Ia berdiri dan memiringkan posisinya sambil menatap si pemuda yang masih terduduk, si Bapak berkata, “Masalahnya anak muda, saya tidak akan mau punya menantu seperti kamu, gimana anak saya bisa bahagia ?, wong jam aja kamu gak punya “, tegasnya sambil membawa tas dan mencari kursi lain yang tidak ditempati.

Sementara si pemuda tetap duduk diam beberapa saat tak bergeming, semakin keheranan dan kesal akibat ulah si Bapak. Lalu sipemuda menutup novelnya dan memasukkanya kedalam tas yang ia bawa karena merasa sudah kehilangan semangat untuk melanjutkan bacaannya, dalam hati ia melanjutkan pertanyaannya, “jadi jam berapa sekarang pak?”.
*Jadi mulailah berhati-hati untuk bertanya masalah “sekarang jam berapa”, semoga terhibur.
 
 
 

Mhiman - 18.33

Rabu, 30 Januari 2013

Asal Mula Tahlilan

Rabu, 30 Januari 2013


Perintis, pelopor dan pembuka pertama penyiaran serta pengembangan Islam di Pulau Jawa adalah para ulama/mubaligh yang berjumlah sembilan, yang populer dengan sebuatan Wali Songo. Atas perjuangan mereka, berhasil mendirikan sebuah kerajaan Islam pertama di Pulau Jawa yang berpusat di Demak, Jawa Tengah.

Para ulama yang sembilan dalam menyiarkan dan mengembangkan Islam di tanah Jawa yang mayoritas penduduknya beragama Hindu dan Budha mendapat kesulitan dalam membuang adat istiadat upacara keagamaan lama bagi mereka yang telah masuk Islam.

Para ulama yang sembilan (Wali Songo) dalam menanggulangi masalah adat istiadat lama bagi mereka yang telah masuk Islam terbagi menjadi dua aliran yaitu ALIRAN GIRI dan ALIRAN TUBAN.

ALIRAN GIRI adalah suatu aliran yang dipimpin oleh Raden Paku (Sunan Giri) dengan para pendukung Raden Rahmat (Sunan Ampel), Syarifuddin (Sunan Drajat) dan lain-lain.
Aliran ini dalam masalah ibadah sama sekali tidak mengenal kompromi dengan ajaran Budha, Hindu, keyakinan animisme dan dinamisme. Orang yang dengan suka rela masuk Islam lewat aliran ini, harus mau membuang jauh-jauh segala adat istiadat lama yang bertentangan dengan syari'at Islam tanpa reserve. Karena murninya aliran dalam menyiarkan dan mengembangkan Islam, maka aliran ini disebut ISLAM PUTIH.

Adapun ALIRAN TUBAN adalah suatu aliran yang dipimpin oleh R.M. Syahid (Sunan Kalijaga) yang didukung oleh Sunan Bonang, Sunan Muria, Sunan Kudus, dan Sunan Gunung Djati.

Aliran ini sangat moderat, mereka membiarkan dahulu terhadap pengikutnya yang mengerjakan adat istiadat upacara keagamaan lama yang sudah mendarah daging sulit dibuang, yang penting mereka mau memeluk Islam. Agar mereka jangan terlalu jauh menyimpang dari syari'at Islam. Maka para wali aliran Tuban berusaha agar adat istiadat Budha, Hindu, animisme dan dinamisme diwarnai keislaman. Karena moderatnya aliran ini maka pengikutnya jauh lebih banyak dibandingkan dengan pengikut aliran Giri yang "radikal". aliran ini sangat disorot oleh aliran Giri karena dituduh mencampur adukan syari'at Islam dengan agama lain. Maka aliran ini dicap sebagai aliran Islam abangan.

Dengan ajaran agama Hindu yang terdapat dalam Kitab Brahmana. Sebuah kitab yang isinya mengatur tata cara pelaksanaan kurban, sajian-sajian untuk menyembah dewa-dewa dan upacara menghormati roh-roh untuk menghormati orang yang telah mati (nenek moyang) ada aturan yang disebut Yajna Besar dan Yajna Kecil.

Yajna Besar dibagi menjadi dua bagian yaitu Hafiryayajna dan Somayjna. Somayjna adalah upacara khusus untuk orang-orang tertentu. Adapun Hafiryayajna untuk semua orang.

Somayajna adalah upacara khusus untuk orang-orang tertentu. Adapun Hafiryayajna untuk semua orang.

Hafiryayajna terbagi menjadi empat bagian yaitu : Aghnidheya, Pinda Pitre Yajna, Catur masya, dan Aghrain. Dari empat macam tersebut ada satu yang sangat berat dibuang sampai sekarang bagi orang yang sudah masuk Islam adalah upacara Pinda Pitre Yajna yaitu suatu upacara meng hormati roh-roh orang yang sudah mati.

Dalam upacara Pinda Pitre Yajna, ada suatu keyakinan bahwa manusia setelah mati, sebelum memasuki karman, yakni menjelma lahir kembali kedunia ada yang menjadi dewa, manusia, binatang dan bahkan menjelma menjadi batu, tumbuh-tumbuhan dan lain-lain sesuai dengan amal perbuatannya selama hidup, dari 1-7 hari roh tersebut masih berada dilingkungan rumah keluarganya. Pada hari ke 40, 100, 1000 dari kematiannya, roh tersebut datang lagi ke rumah keluarganya. Maka dari itu, pada hari-hari tersebut harus diadakan upacara saji-sajian dan bacaan mantera-mantera serta nyanyian suci untuk memohon kepada dewa-dewa agar rohnya si fulan menjalani karma menjadi manusia yang baik, jangan menjadi yang lainnya.

Pelaksanaan upacara tersebut diawali dengan aghnideya, yaitu menyalakan api suci (membakar kemenyan) untuk kontak dengan para dewa dan roh si fulan yang dituju. Selanjutnya diteruskan dengan menghidangkan saji-sajian berupa makanan, minuman dan lain-lain untuk dipersembahkan ke para dewa, kemudian dilanjutkan dengan bacaan mantra-mantra dan nyanyian-nyanyian suci oleh para pendeta agar permohonannya dikabulkan.*1

Musyawarah Para Wali*2

Pada masa para wali dibawah pimpinan Sunan Ampel, pernah diadakan musyawarah antara para wali untuk memecahkan adat istiadat lama bagi orang yang telah masuk Islam. Dalam musyawarah tersebut Sunan Kali Jaga selaku Ketua aliran Tuban mengusulkan kepada majlis musyawarah agar adat istiadat lama yang sulit dibuang, termasuk didalamnya upacara Pinda Pitre Yajna dimasuki unsur keislaman.

Usulan tersebut menjadi masalah yang serius pada waktu itu sebab para ulama (wali) tahu benar bahwa upacara kematian adat lama dan lain-lainnya sangat menyimpang dengan ajaran Islam yang sebenarnya.

Mendengar usulan Sunan Kali Jaga yang penuh diplomatis itu, Sunan Ampel selaku penghulu para wali pada waktu itu dan sekaligus menjadi ketua sidang/musyawarah mengajukan pertanyaan sebagai berikut :

"Apakah tidak dikhawatirkan dikemudian hari?, bahwa adat istiadat lama itu nanti akan dianggap sebagai ajaran Islam, sehingga kalau demikian nanti apakah hal ini tidak akan menjadikan bid'ah"?.

Pertanyaan Sunan Ampel tersebut kemudian dijawab oleh Sunan Kudus sebagai berikut :

"Saya sangat setuju dengan pendapat Sunan Kali Jaga"

Sekalipun Sunan Ampel, Sunan Giri, dan Sunan Drajat sangat tidak menyetujui, akan tetapi mayoritas anggota musyawarah menyetujui usulan Sunan Kali Jaga, maka hal tersebut berjalan sesuai dengan keinginannya. Mulai saat itulah secara resmi berdasarkan hasil musyawarah, upacara dalam agama Hindu yang bernama Pinda Pitre Yajna dilestarikan oleh orang-orang Islam aliran Tuban yang kemudian dikenal dengan nama nelung dino, mitung dina, matang puluh, nyatus, dan nyewu.

Dari akibat lunaknya aliran Tuban, maka bukan saja upacara seperti itu yang berkembang subur, akan tetapi keyakinan animisme dan dinamisme serta upacara-upacara adat lain ikut berkembang subur. Maka dari itu tidaklah heran muridnya Sunan Kali Jaga sendiri yang bernama Syekh Siti Jenar merasa mendapat peluang yang sangat leluasa untuk mensinkritismekan ajaran Hindu dalam Islam. Dari hasil olahannya, maka lahir suatu ajaran klenik/aliran kepercayaan yang berbau Islam. Dan tumbuhlah apa yang disebut "Manunggaling Kaula Gusti" yang artinya Tuhan menyatu dengan tubuhku. Maka tatacara untuk mendekatkan diri kepada Allah lewat shalat, puasa, zakat, haji dan lain sebagainya tidak usah dilakukan.

Sekalipun Syekh Siti Jenar berhasil dibunuh, akan tetapi murid-muridnya yang cukup banyak sudah menyebar dimana-mana. Dari itu maka kepercayaan seperti itu hidup subur sampai sekarang.

Keadaan umat Islam setelah para wali meninggal dunia semakin jauh dari ajaran Islam yang sebenarnya. para Ulama aliran Giri yang terus mempengaruhi para raja Islam pada khususnya dan masyarakat pada umumnya untuk menegakkan syari'at Islam yang murni mendapat kecaman dan ancaman dari para raja Islam pada waktu itu, karena raja-raja Islam mayoritas menganut aliran Tuban. Sehingga pusat pemerintahan kerajaan di Demak berusaha dipindahkan ke Pajang agar terlepas dari pengaruh para ulama aliran Giri.

Pada masa kerajaan Islam di Jawa, dibawah pimpinan raja Amangkurat I, para ulama yang berusaha mempengaruhi keraton dan masyarakat, mereka ditangkapi dan dibunuh/dibrondong di lapangan Surakarta sebanyak 7.000 orang ulama. Melihat tindakan yang sewenang-wenang terhadap ulama aliran Giri itu, maka Trunojoyo, Santri Giri berusaha menyusun kekuatan untuk menyerang Amangkurat I yang keparat itu.

Pada masa kerajaan dipegang oleh Amangkurat II sebagai pengganti ayahnya, ia membela, dendam terhadap Truno Joyo yang menyerang pemerintahan ayahnya. Ia bekerja sama dengan VOC menyerang Giri Kedaton dan semua ulama serta santri aliran Giri dibunuh habis-habisan, bahkan semua keturunan Sunan Giri dihabisi pula. Dengan demikian lenyaplah sudah ulama-ulama penegak Islam yang konsekwen. Ulama-ulama yang boleh hidup dimasa itu adalah ulama-ulama yang lunak (moderat) yang mau menyesuaikan diri dengan keadaan masyarakat yang ada. maka bertambah suburlah adat-istiadat lama yang melekat pada orang-orang Islam, terutama upacara adat Pinde Pitre Yajna dalam upacara kematian.

Keadaan yang demikian terus berjalan berabad-abad tanpa ada seorang ulamapun yang muncul untuk mengikis habis adat-istiadat lama yang melekat pada Islam terutama Pinda Pitre Yajna. Baru pada tahun 1912 M, muncul seorang ulama di Yogyakarta bernama K.H. Ahmad Dahlan yang berusaha sekuat kemampuannya untuk mengembalikan Islam dari sumbernya yaitu Al Qur'an dan As Sunnah, karena beliau telah memandang bahwa Islam dalam masyrakat Indonesia telah banyak dicampuri berbagai ajaran yang tidak berasal dari Al Qur'an dan Al Hadits, dimana-mana merajalela perbuatan khurafat dan bid'ah sehingga umat Islam hidup dalam keadaan konservatif dan tradisional.

Munculnya K.H. Ahmad Dahlan bukan saja berusaha mengikis habis segala adat istiadat Budha, Hindu, animisme, dinamisme yang melekat pada Islam, akan tetapi juga menyebarkan fikiran-fikiran pembaharuan dalam Islam, agar umat Islam menjadi umat yang maju seperti umat-umat lain. Akan tetapi aneh bin ajaib, kemunculan beliau tersebut disambut negatif oleh sebagian ulama itu sendiri, yang ternyata ulama-ulama tersebut adalah ulama-ulama yang tidak setuju untuk membuang beberapa adat istiadat Budha dan Hindu yang telah diwarnai keislaman yang telah dilestarikan oleh ulama-ulama aliran Tuban dahulu, yang antara lain upacara Pinda Pitre Yajna yang diisi nafas Islam, yang terkenal dengan nama upacara nelung dina, mitung dina, matang dina, nyatus, dan nyewu.

Pada tahun 1926 para ulama Indonesia bangkit dengan didirikannya organisasi yang diberi nama "Nahdhatul Ulama" yang disingkat NU. Pada muktamarnya di Makasar NU mengeluarkan suatu keputusan yang antara lain :
"Setiap acara yang bersifat keagamaan harus diawali dengan bacaan tahlil yang sistimatikanya seperti yang kita kenal sekarang di masyarakat".

Keputusan ini nampaknya benar-benar dilaksanakan oleh orang NU. Sehingga semua acara yang bersifat keagamaan diawali dengan bacaan tahlil, termasuk acara kematian. Mulai saat itulah secara lambat laun upacara Pinda Pitre Yajna yang diwarnai keislaman berubah nama menjadi tahlilan sampai sekarang.

Sesuai dengan sejarah lahirnya tahlilan dalam upacara kematian, maka istilah tahlilan dalam upacara kematian hanya dikenal di Jawa saja. Di pulau-pulau lain seluruh Indonesia tidak ada acara ini. Seandainya ada pun hanya sebagai rembesan dari pulau Jawa saja. Apalagi di negara-negara lain seperti Arab, Mesir, dan negara-negara lainnnya diseluruh dunia sama sekali tidak mengenal upacara tahlilan dalam kematian ini.

Dengan sudah mengetahui sejarah lahirnya tahlilan dalam upacara kematian yang terurai diatas, maka kita tidak akan lagi mengatakan bahwa upacara kematian adalah ajaran Islam, bahkan kita akan bisa mengatakan bahwa orang yang tidak mau membuang upacara tersebut berarti melestarikan salah satu ajaran agama Hindu. Orang-orang Hindu sama sekali tidak mau melestarikan ajaran Islam, bahkan tidak mau kepercikan ajaran Islam sedikitpun. Tetapi kenapa kita orang Islam justru melestarikan keyakinan dan ajaran mereka.

Tak cukupkah bagi kita Sunnah Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam yg sudah jelas terang benderang saja yang kita kerjakan. Kenapa harus ditambah-tambahin/mengada-ada. Mereka beranggapan ajaran Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam masih kurang sempurna.

Mudah-mudahan setelah kita tahu sejarah lahirnya tahlilan dalam upacara kematian, kita mau membuka hati untuk menerima kebenaran yang hakiki dan kita mudah-mudahan akan menjadi orang Islam yang konsekwen terhadap ajaran Allah dan Rasul-Nya.

Ada satu hal yang perlu kita jaga baik-baik, jangan sekali-kali kita berani mengatakan bahwa orang yang matinya tidak ditahlil adalah kerbau. Menurut penulis, perkataan seperti ini termasuk dosa besar, karena berarti Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam dan para sahabatnya serta kaum muslimin seluruh dunia selain orang pulau Jawa yang matinya tidak ditahlili adalah kerbau semua.
Na'udzu billahi mindzalik

Mhiman - 08.43

Rabu, 19 Desember 2012

10 Misteri Kisah Cinta Paling Terkenal di Dunia

Rabu, 19 Desember 2012


Ada beberapa misteri cinta terkenal di dunia yang tak terlupakan sepanjang masa. Ini dipaparkan secara turun-temurun dan dikenal orang karena menyentuh hati, bahkan tidak jarang ada yang kembali menceritakannya lewat film. Semoga cerita-cerita berikut ini menjadi inspirasi bagi kita untuk tetap mencintai.

10. Annie Oakley dan Frank Butler
Apabila kalian tahu film musikal Irlandia tahun 1940an yang berjudul “Annie Get Your Gun”, merupakan inspirasi dari kisah nyata Annie Oakley dan Frank Butler. Annie Oakley adalah seorang penembak. Pada tahun 1881, Baughman dan Butler mengadakan pertunjukan menembak di Cincinnati. Frank E Butler menantang para penembak lokal untuk beradu tembak.



Namun Frank terkejut ketika tantangannya diterima oleh seorang yang bernama Annie Oakley. Dalam pertarungan mereka, Butler kalah dan Annie memenangkan perlombaan menembak tersebut. Selain itu, Butler juga menjadi jatuh hati pada Annie dan akhirnya mereka menikah pada tanggal 20 Juni 1882. Frank kemudian pensiun dari menembak dan lebih fokus membangun rumah tangga bersama Annie. Annie akhirnya meninggal tahun 1926 dan Frank meninggal 18 hari kemudian.

9. Salim dan Anarkali
Pangeran Salim merupakan anak dari seorang kaisar Akbar (kaisar dari The Great Mughal) dan istrinya Mariam-uz-Zamani. Pangeran Salim dikenal sangat amburadul dan tidak sopan yang jatuh cinta pada seorang pelayan istana bernama Anarkali. Mereka berdua saling jatuh cinta, namun hal tersebut tidak direstui oleh ayahnya yang menganggap Anarkali sebagai wanita penggoda.


Ayahnya kemudian mencari segala jalan untuk memisahkan anaknya dari Anarkali. Sang ayah kemudian mengirim pangeran Salim untuk sebuah tugas, dan ketika itu juga Anarkali dikuburkan hidup-hidup di tembok batu. Cerita ini membuat setiap pasangan menitikkan air mata ketika mendengarkannya.

8. Antony dan Cleopatra
Ini kisah cinta antar bangsa, antara Mark Anthoni yang tampan dari Romawi dan Pharaoh terakhir dari Mesir, yaitu Cleopatra. Kisah ini berlangsung sekitar tahun 31 SM. Kisah ini kemudian diceritakan lagi oleh penulis terkenal Shakespeare yang membuat cerita ini terkenal di seluruh dunia. Mark Anthony diceritakan meninggalkan istrinya, Octavia, karena tergoda oleh kecantikan Cleopatra yang akhirnya dinikahinya.


Saudara laki-laki Octavia, yaitu Octavian, kemudian menghancurkan mereka berdua dengan meminjam pasukan Romawi. Diceritakan saat perang dengan Romawi, Mark Anthony mendapat kabar (yang ternyata kabar palsu) kalau Cleopatra terbunuh. Mark Anthony kemudian bunuh diri karena percaya akan berita itu. Cleopatra yang mendengar bahwa kekasihnya itu mati, akhirnya juga bunuh diri dengan racun. Cerita ini hampir mirip dengan kisah Romeo dan Juliet dari Verona, Italy.

7. Juan dan Evita Peron
Juan dan Evita Peron adalah pasangan Argentina sekitar tahun 1940an. Evita sendiri merupakan istri kedua Juan yang adalah presiden Argentina. Evita menjadi ibu negara dari tahun 1946 sampai ia meninggal tahun 1952. Latar belakang Evita sendiri adalah seorang artis. Dan Juan Dominggo jatuh cinta pada Evita muda dan menikahinya.


Peran politik keduanya sangat berpengaruh sehingga dapat mengubah wajah Argentina, bahkan mereka dijuluki pasangan politik terbaik di era itu. Evita sendiri akhirnya meninggal akibat kanker. Mungkin kita sempat mendengar lagu yang terkenal berjudul “Dont cry for me Argentina” yang dibawakan oleh Madonna. Saat itu Madonna memerankan Evita di video klipnya.

6. Tristan dan Isolde
Isolde adalah anak perempuan dari Raja Irlandia. Ia kemudian bertunangan dengan raja Mark dari Cornwall, namun sebenarnya ia jatuh cinta dengan Tristan yang merupakan kemenakan dari raja Mark. Perselingkuhan mereka bahkan berlanjut saat Isolde menikah dengan raja Mark. Akhirnya perselingkuhan ini diketahui oleh raja Mark, namun karena saking cintanya sang raja pada istrinya, ia memaafkan istrinya. Akan tetapi sang raja mengusir kemenakannya itu dari Cornwall.


Tristan akhirnya pergi ke Britanny dan tertarik dengan Iseult karena namanya mirip dengan Isolde. Mereka menikah, namun Tristan tidak dapat melupakan Isolde. Ini membuatnya jatuh sakit dan menulis surat pada Isolde dan berharap Isolde dapat mengobati luka hatinya ini. Apabila Isolde setuju ingin datang dan menemui Tristan, maka ia harus menaiki kapal berwarna putih. Apabila tidak, kapal harus berwarna hitam. Iseult yang tidak ingin berpisah dengan Tristan, berbohong pada Tristan dengan mengatakan bahwa ia melihat kapal hitam. Tristan akhirnya meniggal dalam kesedihan sebelum Isolde datang menemuinya. Isolde pun akhirnya meninggal karena patah hati.Unik Baca

5. Prince Edward dan Wallis Simpson
Demi cintanya pada Wallis Simpson, Pangeran Edward rela mengorbankan kekayaan dan kekuasaannya. Pangeran Inggris ini jatuh cinta pada Wallis Simpson yang berkebangsaan Amerika dan sudah bersuami. Wallis Simpson akhirnya menceraikan suaminya dan memulai hidup barunya dengan Pangeran Edward.


Wallis tentu saja tidak dapat menjadi ratu Inggris karena berkebangsaan Amerika. Pangeran Edward sendiri naik tahta pada tahun 1936, namun segera turun tahta agar dapat menikahi kekasihnya itu. Pangeran Edward akhirnya meninggal pada tanggal 28 may 1972. Wallis kemudian menyendiri dan akhirnya meninggal 14 tahun kemudian pada tanggal 24 April 1986.

4. Pyramus dan Thisbe
Ini adalah kisah cinta yang populer dari Babilonia. Kisah cinta ini dimulai pada tahun 331 SM. Pyramus adalah pria tampan yang merupakan teman kecil dari Thisbe. Mereka hidup di lingkungan yang sama dan cinta tumbuh di antara mereka.


Namun ini ditentang oleh orang tua mereka. Mereka kemudian memutuskan untuk kabur dan bertemu di dekat sebuah pohon. Thisbe yang datang terlebih dahulu melihat seekor singa yang mulutnya berlumuran darah. Thisbe ketakutan dan lari. Ketika berlari ia menjatuhkan kerudungnya sehingga diambil oleh singa itu. Ketika itu Pyramus tiba dan melihat kerudung Thisbe di mulut singa itu (yang berlumuran darah). Dalam kesedihan yang mendalam, Pyramus kemudian bunuh diri dengan pedang di tangannya. Thisbe yang tidak dapat hidup tanpa Pyramus, kemudian bunuh diri dengan pedang yang sama.

3. Marie dan Pierre Curie
Kecintaan mereka akan ilmu pengetahuan dan kerja keras membuat mereka dipersatukan dalam ikatan cinta. Pada tahun 1981, Maria Sklodowska Curie atau sering dipanggil Marie, berkunjung ke Paris. Kunjungannya ini tidak hanya membawa ia pada ilmu pengetahuan, tetapi juga pada pasangan hidupnya. Di sinilah ia bertemu dengan Pierre yang merupakan direktur laboratorium tempat Marie bekerja.


Tahun 1895 mereka menikah dan membina rumah tangga. Tahun 1898, mereka menemukan polonium dan radium. Temuan ini membawa kedua orang ini dan Henri Becquerel memenangkan Nobel di bidang fisika pada tahun 1903. Ketika Pierre meninggal dunia pada tahun 1904, Marie terus melanjutkan penelitian, dan hebatnya ia berhasil kembali memenangkan Nobel pada tahun 1911. Kali ini Nobelnya di bidang kimia. Ini membuat Marie merupakan satu-satunya manusia yang meraih 2 Nobel saat itu. Akhirnya Marie meninggal dunia tahun 1934 akibat leukemia.

2. Abigail dan John Adams
Percintaan Abigail dan John Adams adalah kisah cinta 2 orang yang terpisahkan karena perang. John Adams merupakan presiden kedua dari Amerika, dan Abigail adalah istrinya. Hubungan mereka melalui surat-menyurat karena saat itu Amerika dihadapkan pada perang revolusi dan beberapa kejadian yang memaksa sang presiden untuk hidup berpisah dari sang istri. Salah satu petikan surat Abigail pada sang suami adalah “The great anxiety I feel for my country, for you, and for our family, renders the day tedious, and the night unpleasant.”


Abigail kemudian meninggal pada tanggal 28 Oktober 1818 karena demam tipus. Dia dimakamkan di samping makam suaminya yang terletak di ruang bawah tanah gereja United First Parish atau Church of the Presidents di Quincy, Massachusetts. Kata terakhirnya adalah “Do not grieve, my friend, my dearest friend. I am ready to go. And John, it will not be long.”Unik Baca

1. Eloise dan Abelard
Ini adalah cerita cinta antara seorang guru dan muridnya. Pasangan ini hidup di Prancis sekitar abad ke-12. Peter Abelard adalah seorang profesor dan ahli teologi yang jatuh cinta pada muridnya sendiri, yaitu Eloise. Peter menumpang di rumah pamannya Eloise yang juga mengasuh Eloise. Paman Eloise ini sangat mengagumi peter. Namun percintaan ini membuat paman Eloise, Canon Fulbert marah.


Mereka kemudian melarikan diri karena Eloise ternyata telah mengandung anak Peter. Namun apa daya, akhirnya keadaan juga yang memisahkan mereka, karena Peter Abelard harus hidup sebagai pendeta. Namun dengan hidup terpisah, tidak membuat cinta mereka luntur. Mereka terus menulis surat, puisi, cerita tentang cinta mereka sampai pada akhirnya mereka meninggal dan dikubur bersama di Paris. Banyak yang percaya surat-surat cinta mereka masih menjadi inspirasi bagi sebagian penulis kisah cinta.

 

Mhiman - 10.46

Ini Yg Sebenarnya Terjadi Di Rumah Brigjend D.I. Pandjaitan Pada Subuh 1 Oktober 1965



Masih ingat dengan film Pengkhianatan Gerakan 30 September Partai Komunis Indonesia atau G30S/PKI? Selama masa kepresidenan Soeharto, film berkisah penculikan serta pembunuhan tujuh jenderal revolusi itu selalu diputar pada 30 September oleh Televisi Republik Indonesia atau TVRI. Satu korban yang menjadi sasaran pembantaian adalah Brigadir Jenderal Donald Izacus Panjaitan atau D.I. Panjaitan. Dan putrinya, Catherine Panjaitan, menjadi saksi mata penculikan itu.

Pada majalah Tempo edisi 6 Oktober 1984, Catherine menceritakan kejadian malam berdarah itu. Ingatan itu tertuang dalam tulisan berjudul, Kisah-kisah Oktober 1965. Bagi Anda yang sempat menonton filmnya pasti melihat adegan putri D.I Panjaitan membasuhkan darah sang ayah ke mukanya. Tapi benarkah Chaterine melakukan hal itu?

“Saya melihat kepala Papi ditembak dua kali,” Catherine mengisahkan. “Dengan air mata meleleh, saya berteriak, "Papi..., Papi...." Saya ambil darah Papi, saya usapkan ke wajah turun sampai ke dada.”

Kata Catherine, penculikan terjadi sekitar pukul 04.30, pada 1 Oktober 1965. Kala itu, ia tengah tidur di kamar lantai dua. Kemudian terbangun karena teriakan dan tembakan. Catherine mengintip ke jendela. Ternyata telah banyak tentara berseragam lengkap di perkarangan rumah. “Beberapa di antaranya melompati pagar, sambil membawa senapan,” kata Catherine.

Panik, ia lari ke kamar ayahnya. Yang dicari sudah terbangun dari tidur. Mereka pun berkumpul di ruang tengah lantai atas. Kata Catherine, almarhum papinya terus mondar-mandir, dari balkon ke kamar. Dia sempat mengotak-atik senjatanya, semacam senapan pendek.

(Alm) Mayjend TNI (Anumerta) Donald Izacus Pandjaitan

Catherine sendiri sempat bertanya pada ayahnya soal apa yang terjadi. Tapi sang jenderal bergeming. Sedangkan di lantai bawah, bunyi tembakan terus terdengar. Televisi, koleksi kristal Ibu Panjaitan, dan barang lainnya hancur. Bahkan meja ikut terjungkal. “Tiarap…tiarap,” kata Catherine menirukan ayahnya.

Sebelum menyerahkan diri ke tentara, mendiang Panjaitan sempat meminta Catherine menelepon Samosir, asisten Jenderal S. Parman. Usai itu, Catherine menghubungi Bambang, pacar sahabatnya. Tapi belum selesai pembicaraan, kabel telepon diputus.

Berseragam lengkap, kemudian D.I. Panjaitan turun ke ruang tamu. Seorang berseragam hijau dan topi baja berseru, "Siap. Beri hormat," Tapi Panjaitan hanya mengambil topi, mengapitnya di ketiak kiri. Tak diacuhkan begitu, si tentara memukul Panjaitan dengan gagang senapan, hingga ia tersungkur. Setelah itu, kejadian bergulir cepat. Dor! Dor! “Darah menyembur dari kepala Papi,” kata Catherine menceritakan kejadian yang terjadi di rumah yang beralamat di Jl. Sultan Hasanuddin, Blok M (seberang gedung Kejagung).

Mhiman - 10.10

Apakah Para Jenderal Disiksa Di Lubang Buaya Dalam G 30 S PKI ? Ini Faktanya



Hendro Subroto adalah wartawan perang kawakan. Dan ia adalah salah seorang saksi sejarah Gerakan 30 September 1965. Beliau wafat pada 14 Oktober 2010 di usia ke-71 karena sakit.

Dalam wawancara yang dimuat di majalah Tempo edisi 11 Maret 2001, Hendro mengaku, salah satu pengalaman yang tak terlupakan baginya adalah mengabadikan pengangkatan jenazah enam jenderal dan seorang kapten pahlawan revolusi dari Lubang Buaya pada 4 Oktober 1965. Kala itu, dia bertugas sebagai juru kamera TVRI.

Puluhan tahun diam, akhirnya Hendro berani mengatakan apa yang dia lihat. Dia mengungkapkan beberapa detail yang menyimpang dari apa yang kemudian dipublikasikan dalam sekian buku sejarah dan film-film versi Orde Baru.

"Tubuh para jenderal itu tidak disayat-sayat," ujarnya kepada wartawan Tempo, Edy Budiyarso dan Hermien Y. Kleden, Maret 2001.

Menurut almarhum Hendro, jenazah itu diambil empat hari setelah mereka dibunuh. Jarak antara ia dan jenazah hanya sekitar tiga sampai empat meter. Sempat tak kuat mencium aroma busuk jenazah, Hendro melipir. Namun, ia balik lagi ke lokasi. Ia melihat jenazah-jenazah itu dikeluarkan dari Lubang Buaya lalu langsung dipindahkan ke dalam peti. Selama sekitar tiga menit ia merekam semua peristiwa itu. "Dari jarak itu, saya tidak melihat adanya bekas-bekas penyiksaan," ujarnya.

Saksi pengangkatan jenazah pahlawan revolusi korban G30S

Hendro menyimpulkan, para jenderal itu tidak disiksa sebagaimana digambarkan di film-film dan cerita buku sejarah. Ia melihat hanya luka tembak, tidak ada bekas luka aniaya atau disayat-sayat. "Orang mati karena penganiayaan dan penembakan akan menghasilkan kondisi jenazah yang berbeda. Paling tidak, kan terlihat bekas-bekasnya," ujarnya.

Kata Hendro, kulit seseorang yang ditusuk puntung rokok akan segera menggelembung karena reaksi tubuh pada kulit. Orang yang meninggal karena dipukul dan dianiaya juga akan terlihat bekas-bekasnya pada jenazah. Begitupun dengan publikasi yang menyebutkan bahwa alat kelamin para jenderal itu disayat-sayat, Hendro membantahnya. Kala diwawancara, Hendro lalu masuk ke kamarnya dan keluar membawa setumpuk foto hitam-putih. Ia memperlihatkan salah satu foto.

foto pengangkatan jenazah di Lubang Buaya yang dipamerkan di Museum Sasmita Loka (Rumah Jend. A. Yani)

"Alat kelamin jenderal ini tidak dipotong dan disayat-sayat. Coba Anda lihat. Masih utuh, kan? Tujuh jenazah itu memang telanjang saat diangkat," ujarnya. Hasil yang pasti, Hendro melanjutkan, orang bisa melakukan otopsi untuk menentukan sebab-sebab kematian yang lebih tepat.

Sayangnya, hasil liputan Hendro pun "dibumbui". Liputan itu disiarkan TVRIselama tiga hari berturut-turut, disertai narasi yang mengungkapkan betapa keji cara PKI membunuh mereka. Pembunuhan berlangsung ketika pesta Gerwani (organisasi wanita PKI). Begitupun dengan kelamin serta anggota tubuh para korban disayat-sayat. Liputan itu membakar amarah rakyat, yang kemudian menjadi dalih pembantaian dan prosekusi puluhan tahun kepada orang-orang PKI serta mereka yang dituduh komunis.

Film Pengkhianatan G-30-S/PKI yang dibuat pada 1984 tak jauh beda dengan laporan tersebut. Sinema ini kemudian wajib diputar dan ditonton di televisi tiap 30 September, sepanjang pemerintahan Orde Baru. Film ini menjadi upaya pembelokan sejarah demi kekuasaan dan hegemoni massal melalui media. Peristiwa pembunuhan para jenderal dan petinggi Angkatan Darat secara sadis dan tidak berperikemanusiaan direkam dalam filmPengkhianatan G-30 S/PKI.

Runtuhnya pemerintahan rezim Soeharto membuat banyak pihak mempertanyakan kebenaran sejarah, termasuk yang digambarkan dalam film ini. Lantaran dianggap sebagai propaganda Orde Baru, Yunus Yosfiah, Menteri Penerangan pada 1998, kemudian melarang pemutarannya. (Tempo)

Mhiman - 10.04

Senin, 17 Desember 2012

Mantan Anggota Illuminati Bocorkan Rahasia Menakutkan Illuminati

Senin, 17 Desember 2012



Leo Zagami, pria 36 tahun ini mengaku sebagai mantan anggota Illuminati yang membeberkan semua rencana rahasia nan menakutkan yang sedang, dan akan terjadi.

Kabarnya, Zagami adalah keturunan keluarga Illuminati yang akhirnya memeluk agama Islam tahun lalu. Dari sini, ia bertekad melakukan perlawanan terhadap Illuminati.

Zagami mengungkapkan saat masih sebagai anggota keluarga Illuminati, Ia mempunyai banyak pengalaman mengikuti berbagai upacara setan yang menakutkan, upacara magis hitam (sihir jahat), pengendalian pikiran (mind control) dan penyiksaan yang dilakukan di dalam lingkungan Loji tertutup.

Ia mantan anggota the Comitato Esecutivo Massonico – Masonic Executive Committee (MEC) of Monte Carlo. Sebelum hengkang dari MEC, Zagami masuk dalam lingkaran dalam, anggota Freemasonry tingkat 33, dan sebagai salah seorang pimpinan dalam kelompok Loji setan P2 (Propaganda 2) Freemasonry.

Dia juga ditunjuk sebagai “pangeran” yang dipersiapkan untuk mengambil alih pimpinan Illuminati dari “raja” Licio Gelli yang sudah tua.

Zagami menjelaskan bahwa sekarang adalah akhir jaman, dan ini tidak main-main, tegasnya. Hal itu disampaikannya pada tanggal 3 Januari 2007 dalam sebuah wawancara di situsnya.

“Perlu diingat bahwa akan terjadi perubahan posisi kosmis pada tanggal 21 Desember 2012, yang berarti hal itu menyisakan waktu 6 tahun kepada kita untuk mempersiapkan diri … Jadi, sebaiknya waktu itu dipersiapan masing-masing kita, kemudian semuanya bangkit melawan Illuminati dan memertahankan hak kita di bawah lindungan Tuhan Yang Maha Esa sebelum Illuminati mengambil kendali dan memulai menganiaya orang-orang beriman."

"Siapkan senjata kalian untuk mempertahankan keyakinan atau kita akan hancur binasa. Ini perang melawan Setan, jadi, wahai penduduk bumi, sadarlah, atau kalian akan bangun dari mimpi buruk di pagi hari bulan Desember 2012."

“Mulai tahun 2010 Anda mulai merasakan perubahan suasana secara besar-besaran, akan tetapi pada tahun 2012, Anda akan melihat dengan jelas berakhirnya peradaban ini dengan mata kepala kita sendiri."

"Akan terjadi total NAZIFIKASI negara-negara Barat pada tahun 2010, sebelumnya terjadi kondisi perekonomian yang sangat buruk yang akibatnya akan dirasakan setiap orang. Kemudian ketegangan sosial akan memuncak ke tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya. Dan, pada akhirnya menjadi konflik internal pada tahun 2012, yaitu PERANG SAUDARA.”

“Apakah Anda siap mati untuk Tuhan dan dengan keyakinan agama Anda untuk melakukan perubahan positif untuk dunia, ataukah Anda semua hanyalah sekumpulan pengecut yang berada di bawah kekuasaan setan, bisanya hanya bicara saja dengan tidak ada bukti nyata.”

Zagami juga menyebut bahwa kekuasaan Illuminati berada di bawah kartel bank sentral dunia, yang dikepalai oleh Rothschild. Mereka melakukan kontrolnya dengan cara memanfaatkan anggota-anggota Freemason, Zionis, Jesuit, Vatican, Sosialis, Liberal, Komunis, Feminis dan Aktifis Gay, Neo Cons, Dinas Rahasia, hingga yayasan dan media.

Illuminati layaknya seperti gerombolan. Tidak masalah jika keluarga Chicago, London atau New York yang melakukan tugas. Mereka merupakan lingkaran keluarga yang tumpang-tindih yang hidupnya diabdikan untuk kepentingan tujuan yang sama, yaitu menguasai dunia dengan sistem Luciferian.

Zagami menjelaskan bahwa dunia merupakan pertunjukkan boneka global di kendalikan oleh tangan-tangan manusia idiot, yang tidak pernah merubah cara hidupnya selama berabad-abad di bawah naungan ajaran Lucifer.

Kata Zagami, mereka bekerja bersam-sama, termasuk Hugo Chavez yang dengan sungguh-sungguh membantu melaksanakan agenda Bush dengan penampilan theatrical nya. Chavez dikendalikan oleh Vatican dan bekerja untuk The New World Order sebagaimana juga dilakukan oleh hampir semua pimpinan pemerintahan dan agama-agama di dunia.

“Begitulah cara mereka bekerja bersama-sama di lapisan atas untuk satu tujuan yang mereka pikir merupakan suatu cover-up yang sempurna. Wahabi atau Wahibi [the Saudis] diciptakan oleh Zionis dan teman-temannya, orang Inggris mengira sebagai suku bangsa Israel yang hilang. Hal serupa juga terjadi pada Arafat dan apa yang disebut Ikhwanul Muslimin (Persaudaraan Islam), sama-sama diciptakan oleh Dinas Rahasia Inggris."

Tentu saja Ikhwanul Muslimin (Persaudaraan Islam) juga berada dibelakang pimpinan Iran dan pimpinan Perlawanan Iraq . Semuanya panggung sandiwara untuk konsumsi orang-orang awam.

Konflik Putin dengan Rothschild hanyalah sebuah “permainan”. Putin juga dikendalikan oleh Illuminati. 

Selanjutnya dikatakan bahwa G.W. Bush adalah "anak" orang paling berkuasa di Illuminati dan dia dibina bapaknya serta CIA untuk menjadi seorang ujung tombak boneka Antichrist Vatican Zionist , dan tidaklah menjadi masalah bagi Illuminati, apakah ia menjadi presiden atau tidak, karena keluarga Bush akan selalu tampil berperan memimpin keadaan dan mendikte presiden.

Ingat tokoh setan Anton LaVey, pendiri Gereja Setan? Ia ternyata juga pengendali perang pemikiran CIA dan sekaligus teman dekat George H. Bush. Mereka bersama-sama merencanakan untuk menokohkan anak dari Bush sebagai pengikut setan, untuk melakukan peran penting saat datangnya Era Setan setelah 11 September 2001. Dan, rencana tersebut dipersiapkan sudah sejak lama, sewaktu Anton LaVey masih hidup.

Internet dikuasai Illuminati
“padanan kata 'w' dalam bahasa Ibrani adalah huruf 'vav' atau 'waw'. Nilai angka vav adalah 6. Jadi dalam bahasa Inggris 'ww' bila dialihkan ke dalam bahasa Ibrani menjadi 'vav-vav-vav', yakni angka 666. Sekarang ini sudah dapat dipastikan kita tidak dapat melakukan bisnis di situs internet tanpa menggunakan huruf WWW."

"kita diawasi oleh kamera pengintai dan akhirnya menyusul pemasangan micro-chip di dalam badan manusia. Micro-chip merupakan Mark of the Beast terakhir dan akan menjadikan kita di bawah kekuasaan Setan sepenuhnya, dan mereka sudah siap untuk melakukan Armagedon melawan Mesiah. Jadi kita harus melakukan perlawanan untuk membantu datangnya Mesiah yang sebenarnya."

“Saat ini hampir semua ajaran agama dirusak dari dalam oleh Illuminati, termasuk Islam, Yahudi, Evangelis, Protestan, the Born-Again Kristen, semuanya di kuasai secara rahasia oleh Freemasonry, dinas rahasia, Ksatria Malta, dan Jesuit. Jadi dialog antar-agama secara murni pun sangat mustahil untuk dilakukan."

Mencengangkan? Bisa jadi. Yang menjadi pertanyaan adalah: Bila ia benar mantan lingkaran dalam Illuminati, mengapa ia dibiarkan berbicara bebas dan tidak "dibungkam" ?

Begitulah. Toh, soal kebenarannya hanya Tuhan yang tahu... 
oh ya, pengakuannya bisa lihat pada video di bawah ini. 

Mhiman - 03.31